Gabee Ungkap Alasan Menjadi Penyanyi dalam MV Terbarunya
Single Debut Bintang Street Woman Fighter 'Broom, Taki' Menjadi Penghormatan untuk Era Disko yang Membentuknya sebagai Penari

Penari kontemporer paling diakui di Korea Selatan akhirnya melakukan langkah yang sudah lama ditunggu-tunggu ke dunia musik. Gabee, pemimpin karismatik crew La Chica dan salah satu bintang terkemuka dari program Mnet Street Woman Fighter, merilis single debut 'Broom, Taki' melalui Stone Music Entertainment pada 20 Mei 2026 — dan video musiknya langsung menjadi perbincangan karena kedalaman emosional serta energi disko yang semarak.
Yang membuat debut ini begitu menarik adalah kisah pribadi di baliknya. Dalam sebuah catatan yang diterbitkan bersama MV, Gabee memberi para penggemar pandangan intim tentang mengapa ia memilih disko — dan mengapa ia memilih musik sama sekali setelah bertahun-tahun mendefinisikan dirinya hanya melalui gerakan.
"Disko Adalah Akar Saya" — Catatan Tulus Gabee untuk Para Penggemar
Penari yang kini menjadi penyanyi ini tidak menyembunyikan apapun dalam pesannya. "Disko adalah akar dan kampung halaman saya — itulah genre yang menjadikan saya penari sejati," tulisnya, menjelaskan bahwa menari dengan musik disko memungkinkannya mengekspresikan emosi paling jujurnya tanpa kepura-puraan.
Namun Gabee menegaskan bahwa 'Broom, Taki' mewakili sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar penghormatan untuk genre yang dicintainya. "Sekarang, melampaui menjadi pemain di atas panggung, saya ingin menyampaikan rasa kebebasan itu dengan suara saya sendiri," jelasnya. "Single ini adalah penghormatan untuk era yang membebaskan saya — dan awal dari perjalanan untuk menemukan diri saya sendiri."
Pernyataan ini beresonansi dalam bagi para penggemar yang telah mengikuti Gabee sejak ia naik daun. Selama bertahun-tahun, ia menyalurkan perasaan terdalamnya melalui tubuhnya — melalui presisi, ritme, dan ekspresi di lantai dansa. Memilih berbicara melalui lagu menandai pergeseran mendalam dalam cara ia memilih untuk terhubung dengan penontonnya.
Dari La Chica ke Sorotan Publik: Perjalanan Gabee di Dunia Hiburan Korea
Perjalanan Gabee untuk menjadi salah satu sosok paling dikenal di dunia hiburan Korea adalah bukti ketekunan dan keaslian. Sebagai pemimpin La Chica, salah satu crew tari paling mumpuni secara teknis di Korea Selatan, ia membangun reputasi dengan memadukan teknik yang kuat dan ekspresi emosional yang mentah jauh sebelum ia pernah tampil di televisi mainstream.
Street Woman Fighter Mnet pada tahun 2021 lah yang membawa wajah dan namanya kepada jutaan penonton di Korea dan secara global. Program yang mempertemukan crew tari perempuan terbaik Korea dalam kompetisi bertaruhan tinggi ini menjadi fenomena budaya — dan penampilan Gabee, gaya kepemimpinan, serta kehadiran layar yang magnetis menjadikannya salah satu figur yang mendefinisikan program tersebut.
Sejak itu, pengaruhnya terus berkembang. Gabee telah bekerja sebagai koreografer dan direktur tari untuk beberapa artis musik terbesar Korea, membawa visi artistiknya ke panggung dan lokasi syuting MV di seluruh industri. Saluran YouTube-nya, GABEE GIRL, telah mengumpulkan pengikut yang berdedikasi yang menonton konten tari, sekilas di balik layar, dan perpaduan khas Gabee antara humor dan kejujuran.
Ia juga menjadi bagian dari grup 재쓰비 (Jae-Seu-Bi) bersama Jae-Jae dan YouTuber Seungheonsseu, menampilkan jangkauannya sebagai kolaborator kreatif di berbagai format hiburan. Grup ini debut pada November 2024 dan dengan cepat mendapatkan penggemar yang menghargai chemistry antara perpaduan anggota yang tidak biasa.
Kebangkitan Disko: Mengapa 'Broom, Taki' Terasa Tepat Waktu
Pilihan Gabee menjadikan disko sebagai fondasi sonik untuk debutnya tidak bisa lebih tepat mengingat kebangkitan genre ini yang lebih luas dalam musik pop global. K-pop telah sangat bersandar pada estetika dan suara retro dalam beberapa tahun terakhir, dengan grup-grup seperti BLACKPINK, aespa, dan NewJeans yang semuanya memasukkan elemen musik vintage ke dalam identitas sonik mereka. Keputusan Gabee untuk pergi lebih dalam — menggali langsung dari semangat disko klasik yang membebaskan dan tak terkekang — memposisikan 'Broom, Taki' sebagai karya yang bermakna secara personal sekaligus tepat secara budaya.
Judul itu sendiri memiliki kualitas yang menarik — 'Bromm, Taki' muncul dalam judul MV, sementara 'Broom, Taki' digunakan dalam catatan pribadi Gabee, menyarankan hubungan yang jenaka dengan bahasa dan suara yang memperluas estetika disko hingga ke identitas lagu itu sendiri. Seperti trek disko terbaik, sepertinya dirancang untuk membuat Anda merasakan sebelum memikirkan.
Stone Music Entertainment, rumah bagi artis seperti Paul Kim dan Soyou, menyediakan rumah label yang tepat untuk debut yang menyeimbangkan ketulusan artistik dengan kepekaan komersial. Rekam jejak label dengan artis-artis yang membawa kepribadian asli dan kedalaman musikal ke dalam pekerjaan mereka menunjukkan bahwa naluri kreatif Gabee akan didukung dengan baik.
Reaksi Penggemar: Dunia Tari Merayakan Salah Satu dari Mereka
Berita menyebar dengan cepat melalui komunitas hiburan Korea begitu MV dirilis. Bagi para penggemar Gabee yang telah bertahun-tahun menyaksikannya berkomunikasi melalui gerakan, gagasan mendengar suara aslinya dalam sebuah lagu — mengekspresikan kebebasan dan emosi yang sama yang selalu ia bawa ke tarian — memiliki bobot tersendiri.
Komunitas tari di Korea, yang selalu bangga dengan orang-orangnya sendiri, merespons dengan antusias yang terlihat nyata. Gabee telah menjadi mentor dan inspirasi bagi banyak penari muda, dan banyak di dunia itu melihat debut musiknya sebagai evolusi alami — bukan pengabaian dari apa yang membuatnya hebat, melainkan perluasannya. Jika disko memberinya alat untuk mengekspresikan dirinya sebagai penari, 'Broom, Taki' adalah cara ia bertanya: kebebasan ini bisa berbuat apa lagi?
Para penggemar Street Woman Fighter juga membanjiri media sosial dengan reaksi, banyak yang menggambarkan MV sebagai perpanjangan dari segalanya yang mereka sukai tentang kehadiran panggung Gabee selama acara — komitmen, kejujuran, penolakan untuk menampilkan apapun selain dirinya yang sebenarnya.
Perjalanan yang Baru Saja Dimulai
'Broom, Taki' digambarkan oleh Gabee sendiri sebagai "awal dari sebuah perjalanan" — yang sangat menyiratkan ada lebih banyak musik yang akan datang. Sementara ia belum mengumumkan album penuh atau EP, cara membingkai single ini sebagai kisah asal-usul menunjukkan peluncuran identitas musikalnya yang disengaja dan penuh pemikiran.
Yang sudah ia jelaskan adalah ini bukan proyek kesombongan atau eksperimen singkat. Ini adalah Gabee memilih untuk memperluas bahasa yang ia gunakan untuk berbicara kepada penontonnya — menambahkan suara (secara harfiah) ke karya yang sudah ia bangun. Bagi seseorang yang telah menghabiskan kariernya untuk mengatakan segalanya melalui gerakan, itu adalah pernyataan yang berani dan indah.
MV untuk 'Broom, Taki' tersedia sekarang di saluran YouTube resmi Stone Music Entertainment. Apakah penggemar datang untuk nostalgia disko, artistik salah satu penari terbaik Korea, atau hanya karena penasaran bagaimana suara Gabee saat menyanyi — debut ini menandai babak baru yang benar-benar menggembirakan dalam kisah salah satu sosok paling menarik di K-entertainment.
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Entertainment Journalist · KEnterHub
Entertainment journalist specializing in K-Pop, K-Drama, and Korean celebrity news. Covers artist comebacks, drama premieres, award shows, and fan culture with in-depth reporting and analysis.
Komentar
Silakan masuk untuk berkomentar