Mengapa langkah Netflix Ji Suk-jin terasa berbeda
Veteran Running Man itu kini menjadi pusat perhatian lewat Manhakdo Ji-ssi, variety show baru Netflix yang bisa menandai babak baru dalam kariernya.

Ji Suk-jin sedang melangkah ke sorotan yang sangat berbeda. Sosok veteran dunia hiburan Korea yang selama ini dikenal luas secara internasional sebagai salah satu wajah paling akrab dari Running Man kini memimpin variety show Netflix Manhakdo Ji-ssi. Langkah ini terasa lebih besar daripada sekadar kabar casting biasa, karena untuk pertama kalinya ia ditempatkan sebagai poros utama di saat platform streaming sedang mengubah lanskap hiburan Korea dengan cepat.
Itulah sebabnya kabar ini menarik perhatian lebih besar daripada peluncuran program biasa. Bagi penonton yang selama bertahun-tahun melihat Ji sebagai pemain tim yang andal, serial baru ini tampak seperti kesempatan untuk melihat apa yang terjadi ketika rasa ingin tahunya, timing komedinya, dan kehangatan khasnya di layar menjadi mesin utama acara, bukan sekadar pelengkap.
MC veteran mendapat panggung baru
Menurut berbagai laporan media Korea, Manhakdo Ji-ssi akan tayang perdana di Netflix pada 30 Maret 2026 pukul 17.00 KST. Episode pertama dan kedua akan dirilis lebih dulu, lalu satu episode baru menyusul setiap hari Senin. Acara ini diperkenalkan sebagai variety show eksplorasi pengetahuan yang berangkat dari pertanyaan mentah dan sehari-hari, dengan tujuan menurunkan hambatan untuk belajar tanpa terasa seperti kuliah formal atau ceramah pakar.
Premis itu penting karena sangat cocok dengan citra yang Ji bangun selama puluhan tahun di televisi Korea. Ia tidak ditempatkan sebagai sosok otoritatif yang berjarak, melainkan seperti murid senior yang bersedia menanyakan hal-hal paling mendasar, paling spontan, bahkan yang agak memalukan untuk ditanyakan. Di pasar streaming yang dipenuhi konsep besar dan karakter keras, sudut pandang yang ramah seperti ini bisa menjadi pembeda yang nyata.
Sisi simboliknya juga besar. Salah satu laporan menyebut proyek ini sebagai variety show Netflix pertama bagi Ji sekaligus pertama kalinya ia memimpin program yang membawa namanya sendiri. Itu saja sudah memberi bobot tambahan pada peluncurannya. Dalam televisi Korea tradisional, Ji lama dihargai karena ritme, reaksi, dan kimianya dalam format ensemble. Kini Manhakdo Ji-ssi mempertanyakan apakah daya tarik yang sama bisa mengangkat satu format penuh di platform global.
Jawabannya jelas tidak hanya bergantung pada nama besar. Program ini disutradarai oleh Jung Do-dam dan diproduksi oleh TEO, perusahaan yang didirikan produser Kim Tae-ho. Dukungan produksi itu membantu menjelaskan mengapa peluncuran ini diperlakukan lebih dari sekadar proyek sampingan. Bagi penonton Korea, keterlibatan tim itu menandakan sensibilitas variety yang rapi. Bagi penonton internasional, ini memberi kesan bahwa Netflix sedang memoles program non-skrip lokal Korea dengan lebih serius.
Mimi mengubah energi acara
Ji tidak melakukan lompatan ini sendirian. Ia dipasangkan dengan Mimi dari OH MY GIRL, penyanyi sekaligus figur televisi yang profil hiburannya terus naik. Kehadirannya memberi kontras generasi yang berguna bagi acara ini. Media Korea berulang kali menyoroti responsnya yang cepat, gaya bicaranya yang nyeleneh, dan kemampuannya melontarkan pertanyaan tajam dengan cara yang terlihat santai. Itu berarti ia bukan sekadar pendamping, tetapi penyeimbang muda yang bisa menjaga format tetap cepat dan mudah dinikmati.
Beberapa laporan juga menyebut Mimi sebagai ikon generasi MZ dan mengingatkan soal basis pengikutnya di YouTube. Jika Ji mewakili pengalaman dan rasa akrab, Mimi mewakili kecepatan, kepekaan terhadap tren, dan rasa ingin tahu yang terasa lebih digital-native. Kombinasi ini bisa membantu acara menghindari kekakuan yang kadang melekat pada program dengan nuansa edukatif.
Materi promosi awal juga menonjolkan dinamika itu. Media Korea yang mengulas poster utama menggambarkan Ji sedang belajar dengan sangat serius, sementara Mimi tampak penuh pertanyaan dan momen pencerahan mendadak. Visualnya dihiasi ilustrasi tentang AI, otak, dan kaca pembesar, tetapi pesan besarnya sederhana: acara ini tidak ingin terasa seperti pekerjaan rumah. Yang ingin dibangun adalah kesan menemani dua entertainer yang benar-benar penasaran pada pertanyaan yang juga mungkin dimiliki penonton.
Posisi itu semakin jelas lewat materi teaser. Salah satu laporan mengatakan acara ini akan mengajukan pertanyaan yang biasanya terlalu malu diucapkan orang. Itu hook yang cerdas. Pendekatan ini memperluas potensi audiens melampaui penggemar setia salah satu host, karena bingkainya adalah rasa penasaran sehari-hari, bukan pengetahuan khusus. Penonton tidak perlu paham sains, teknologi, atau budaya lebih dulu. Mereka hanya perlu mengenali perasaan ingin menanyakan hal mendasar tanpa mau terlihat tidak tahu.
Strategi variety Netflix juga sedang berubah cepat
Waktu hadirnya serial baru Ji juga penting karena strategi hiburan Korea Netflix tampaknya berkembang dengan cepat. Analisis Sports Seoul minggu ini berargumen bahwa platform itu sedang bergerak dari eksperimen acara besar menjadi dorongan variety yang lebih berkelanjutan, memakai figur yang akrab untuk menjaga keterlibatan penonton setelah event spesial yang ramai. Dalam pembacaan itu, Manhakdo Ji-ssi masuk ke pola yang lebih besar: memakai entertainer yang sudah dikenal, memberi mereka format yang lebih ringan dan digerakkan karakter, lalu membangun kebiasaan menonton ulang dari chemistry para pengisinya.
Konteks yang lebih luas ini membantu menjelaskan mengapa Ji adalah pilihan yang menarik. Bagi audiens global, Running Man ikut membentuk citra variety Korea sebagai sesuatu yang hangat, cepat, dan sangat bergantung pada hubungan antaranggota. Ji sudah lama berkontribusi pada nada itu. Ia mungkin bukan figur yang paling agresif memasarkan dirinya, tetapi justru rasa akrab itulah bagian dari nilainya. Netflix tidak sedang memperkenalkan orang asing. Platform ini bertaruh bahwa entertainer yang sudah dipercaya penonton bisa memandu mereka ke format yang memadukan informasi, humor, dan percakapan.
Strategi tamu undangan bisa memperkuat taruhan tersebut. Laporan mengatakan acara ini akan menghadirkan tamu dari spektrum yang luas, dimulai dengan komunikator sains Orbit. Itu tanda yang menjanjikan, karena berarti acara tidak akan terkunci pada satu ceruk saja. Jika daftar tamunya tetap luas, format ini bisa bergerak dari sains ke teknologi sampai pertanyaan kehidupan sehari-hari tanpa kehilangan identitasnya. Untuk platform streaming, fleksibilitas seperti itu sangat berharga karena membuka ruang untuk klip, word of mouth, dan penemuan kasual.
Ada pula alasan praktis mengapa konsep ini terasa tepat waktu. Hiburan Korea makin menghargai host yang bisa mengubah topik rumit menjadi percakapan ramah tanpa terdengar menggurui. Di layanan streaming, penonton bisa pergi cepat jika nadanya terlalu kering atau terlalu bising. Ji membawa kestabilan dan timing. Mimi membawa spontanitas dan sedikit ketajaman. Bersama-sama, mereka bisa membuat janji utama acara ini terdengar meyakinkan: pengetahuan yang dibawakan dengan cukup humor dan kepribadian hingga terasa ringan untuk ditonton.
Seperti apa wujud suksesnya
Jika Manhakdo Ji-ssi berhasil, kemenangan itu akan melampaui satu judul saja. Bagi Ji, ini bisa menjadi salah satu pivot paling jelas di fase akhir kariernya, membuktikan bahwa performer yang dikenal lewat televisi ensemble tetap bisa memegang perhatian dalam format yang dirancang untuk era streaming. Bagi Netflix, ini akan menegaskan bahwa program tidak selalu harus dibangun dari kompetisi atau skandal; chemistry, rasa ingin tahu, dan kebiasaan menonton mingguan juga bisa menjadi kekuatan.
Proyek ini juga bisa berarti besar bagi Mimi. Idol yang melintas ke dunia variety memang banyak, tetapi tidak semuanya berhasil membangun identitas host yang bertahan lama. Program ini memberi struktur di mana kelincahan berpikir dan pertanyaan tak terduga sama pentingnya dengan star power. Jika chemistry mereka berhasil, acara ini bisa memperluas cara penonton internasional memahami Mimi melampaui musik dan penampilan tamu.
Yang paling penting, serial ini datang dengan premis yang sederhana tetapi menjanjikan. Tidak perlu memahami latar belakang yang rumit. Tidak bergantung pada satu gimmick. Acara ini hanya mengajukan satu pertanyaan: bisakah dua entertainer Korea yang disukai mengubah rasa penasaran biasa menjadi sesuatu yang membuat orang ingin terus menonton? Di pasar konten yang padat, kejelasan seperti itu justru merupakan kekuatan.
Itulah mengapa momen ini terasa berbeda bagi Ji Suk-jin. Langkah ke Netflix ini bukan sekadar booking baru. Ini adalah ujian apakah kualitas yang membuatnya bisa diandalkan selama bertahun-tahun, yaitu kesabaran, timing, kehangatan, dan kesediaan untuk terlihat sedikit konyol demi tawa, benar-benar bisa menjadi pusat dari jenis acara yang baru. Jika jawabannya ya, Manhakdo Ji-ssi mungkin akan melakukan lebih dari sekadar meluncurkan seri baru pada 30 Maret. Program ini bisa membuka babak yang benar-benar baru bagi salah satu wajah paling familier dalam variety Korea.
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포 금지

Entertainment Journalist · KEnterHub
Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.
Komentar
Silakan masuk untuk berkomentar