H.O.T. Ungkap: Program Pengasuhan Bayi god Awalnya Ditawarkan kepada Mereka

Di ulang tahun ke-30 debut H.O.T., Toni An menceritakan kisah yang telah ditunggu-tunggu oleh penggemar Korea selama beberapa dekade

|Diperbarui|7 menit baca0
H.O.T. complete lineup at their 2018 reunion concert in Seoul
H.O.T. complete lineup at their 2018 reunion concert in Seoul

Sejarah hiburan Korea ditulis ulang secara diam-diam pada 3 Mei 2026, ketika Toni An dari H.O.T. mengungkapkan rahasia tentang salah satu program realita paling dicintai dalam sejarah K-pop: program varietas mengasuh bayi yang ikonik milik god awalnya ditawarkan kepada H.O.T. — dan harus ditolak dua kali sebelum akhirnya sampai ke grup yang membuatnya legendaris.

Pengungkapan ini terjadi dalam episode khusus program varietas SBS My Ugly Duckling (미운 우리 새끼), di mana empat idola generasi pertama berkumpul di panggung yang sama untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun. Toni An dan Moon Hee-jun mewakili H.O.T., Park Jun-hyung hadir mewakili god, dan Jang Su-won bergabung dari Sechs Kies.

Program yang Ditolak Dua Kali

Park Jun-hyung yang pertama mengangkat topik tersebut. "Diary pengasuhan itu aslinya bukan punya kami," katanya dengan senyum penuh makna. "H.O.T. yang pertama mendapat tawaran itu."

Toni An mengonfirmasinya. "Kami memang menerima tawarannya," katanya. "Tapi situasi tim kami saat itu cukup rumit, tidak memungkinkan untuk menerimanya." Moon Hee-jun menambahkan detail yang semua orang di sana nantikan: "Mereka punya satu syarat yang tidak bisa dinegosiasikan, yaitu tampil tanpa makeup, langsung setelah bangun tidur. Itu sangat bertentangan dengan konsep yang sudah kami bangun. H.O.T. punya citra yang sangat spesifik. Ide menampilkan diri dalam keadaan mentah seperti itu tidak cocok sama sekali."

Park Jun-hyung menambahkan bagian terakhir dari cerita ini: penolakan H.O.T. bukan yang terakhir. Tawaran yang sama kemudian dikirim ke Sechs Kies, yang juga menolak. Baru setelah itu tawaran tersebut sampai ke god — dan sisanya menjadi sejarah K-pop.

Masalah Citra yang Membentuk Sejarah K-pop

Syarat tampil tanpa makeup bukan sekadar ketidaknyamanan. Itu mewakili ketidakcocokan fundamental dengan identitas mereka. Pada akhir 1990-an, citra H.O.T. dikelola dengan begitu ketatnya sehingga setiap penyimpangan, meski sebentar, dianggap sebagai risiko nyata. Sechs Kies, rival terkuat mereka, menghadapi pertimbangan serupa.

Pengakuan dari Era 90-an

Toni An mengungkapkan bahwa lokasi kencan yang paling sering ia kunjungi adalah Sungai Han. Ia kemudian mengungkapkan lokasi kedua yang membuat Moon Hee-jun terlihat kaget: gedung utama KBS. "Kamu kencan di stasiun siaran?" Moon Hee-jun menatapnya. Jawaban Toni An langsung: "Saya suka suasananya."

Mengapa Waktunya Tepat: TXT dan Warisan yang Masih Hidup

Dua hari sebelumnya, TXT baru saja meluncurkan "Diary Pengasuhan" versi mereka sendiri di Wavve, yang sudah memantik gelombang komentar tentang program asli god. Kesinambungan ini membuat pengungkapan H.O.T. semakin bermakna. Program yang kini dihidupkan kembali oleh TXT, yang menjadi simbol kehangatan dan kesimpatian god, hampir saja menjadi milik kelompok yang sama sekali berbeda.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Jang Hojin
Jang Hojin

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist specializing in K-Pop, K-Drama, and Korean celebrity news. Covers artist comebacks, drama premieres, award shows, and fan culture with in-depth reporting and analysis.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesAward Shows

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait