ILLIT mengubah lelucon beras menjadi kampanye nyata

|7 menit baca0
ILLIT mengubah lelucon beras menjadi kampanye nyata

Permainan kata “It’s Me” dari ILLIT berubah menjadi kampanye publik resmi, memberi girl group HYBE itu peran baru di luar chart musik. Grup beranggotakan lima orang ini ditunjuk sebagai duta pertama kampanye konsumsi beras NongHyup, hasil dari lelucon viral, promosi musik, dan interaksi hangat antara tim K-pop dan merek pertanian nasional.

Menurut BELIFT LAB, ILLIT akan bekerja sama dengan NongHyup Economic Holdings dalam kampanye “Like me, like 米: It’s 米”. Kampanye ini memakai karakter China untuk beras, dibaca “mi”, untuk menghubungkan title track terbaru grup dengan pesan lebih luas tentang kebiasaan makan sehari-hari. Sasarannya terutama konsumen muda, agar beras Korea dilihat bukan hanya sebagai makanan pokok, tetapi juga sesuatu yang terasa modern, sosial, dan personal.

Penunjukan ini datang pada momen yang menguntungkan bagi ILLIT. Title track mini-album mereka, “It’s Me”, tetap stabil lebih dari dua bulan setelah rilis, masih berada di jajaran atas platform musik domestik utama dan mencatat delapan pekan beruntun di chart Billboard Global 200 serta Global Excl. U.S. Bagi grup yang masih membangun identitas jangka panjang, kampanye ini memberi kehidupan nyata bagi salah satu lelucon visual paling mudah diingat dari era tersebut.

Dari permainan kata menjadi kemitraan

Kolaborasi ini bermula dari film kampanye ILLIT sendiri untuk “It’s Me”. Dalam konten promosi itu, grup tersebut memainkan pun yang langsung dipahami penggemar Korea: “me” bisa terdengar seperti “米”, karakter untuk beras. Para member tampil seperti model kemasan beras fiktif “It’s 米”, dan visual mereka menari di latar sawah cepat menonjol di antara promosi comeback biasa.

Hal yang mungkin berhenti sebagai lelucon sekali pakai justru menarik perhatian NongHyup. Akun resmi koperasi pertanian itu merespons konten ILLIT, lalu organisasi tersebut mendukung grup dengan mengirim meal truck ke lokasi acara musik. Interaksi bolak-balik itu mengubah momen promosi yang mirip meme menjadi kemitraan formal.

NongHyup menempatkan penunjukan ini sebagai lebih dari endorsement selebritas. Organisasi itu menyebut promosi budaya makan nasi yang sehat bersama ILLIT, grup dengan energi positif, sebagai hal yang bermakna dan berharap konsumen inti masa depan ikut secara sukarela dalam budaya sarapan dan beras yang segar. Secara praktis, ini berarti memakai kecepatan, humor, dan jangkauan sosial K-pop agar percakapan tentang makanan tradisional terasa lebih seperti momen partisipasi penggemar daripada pengumuman layanan publik.

Bagi pembaca internasional, daya tarik kampanye ini ada pada betapa lokal idenya. Hiburan Korea sering mengubah detail kecil bahasa menjadi budaya penggemar yang mudah dibagikan, dan kali ini idenya bergantung pada pun visual bilingual, bukan pesan berat. “It’s Me” menjadi “It’s 米”, judul lagu menjadi slogan beras, dan citra comeback berubah menjadi kampanye publik yang cukup berkarakter untuk bergerak di platform sosial.

Apa yang akan dilakukan ILLIT sebagai duta

Aktivitas ILLIT akan mencakup konten online dan acara tatap muka. Pada pertengahan Juli, para member dijadwalkan mengunjungi sebuah pertanian di Dangjin, Provinsi Chungcheong Selatan, untuk ikut menanam padi dalam konten bergaya variety. Rekamannya akan dirilis melalui kanal YouTube ILLIT dan kanal YouTube NongHyup, memberi penggemar kelanjutan langsung dari alur “It’s 米” yang membuat kolaborasi ini mungkin terjadi.

Kampanye ini juga akan menyertakan challenge media sosial yang mendorong orang untuk sarapan. Detail ini penting karena proyeknya bukan hanya soal visibilitas selebritas; ini tentang mengubah kebiasaan harian menjadi sesuatu yang mungkin ingin dibagikan penonton muda. Dalam istilah K-pop, challenge sarapan memberi penggemar pintu masuk yang mudah, sementara NongHyup mendapat format yang lebih mungkin menyebar daripada kampanye informasi konvensional.

Elemen lain yang direncanakan adalah “Happy Rice Meal Truck”, dengan menu pilihan para member ILLIT. Meal truck sudah akrab dalam budaya hiburan Korea, ketika penggemar, brand, atau kolega mengirim dukungan makanan dan kopi ke lokasi drama, acara musik, dan syuting. Dengan mengadaptasi format itu untuk kampanye beras, NongHyup meminjam bagian budaya penggemar yang familiar agar pesan terasa lebih dekat dengan publik.

Member ILLIT, Yunah, Minju, Moka, Wonhee, dan Iroha, menjadi sosok pertama yang memegang titel duta konsumsi beras dalam kampanye ini. Pilihan itu menunjukkan target yang jelas: penggemar dan penonton kasual yang muda, aktif secara digital, dan lebih mungkin bertemu kampanye lewat klip pendek atau feed sosial daripada iklan tradisional.

Mengapa waktunya tepat

Kampanye ini diuntungkan oleh momentum chart ILLIT. “It’s Me” tidak cepat memudar setelah rilis, dan keberadaannya yang terus berlanjut di platform Korea serta chart global Billboard memberi kemitraan ini kaitan lebih kuat daripada pengumuman duta standar. Lagu tersebut masih menjadi bagian dari citra publik grup saat ini, sehingga kampanye beras terasa terhubung dengan era aktif, bukan ditempelkan setelahnya.

Perbedaan itu penting dalam pemasaran K-pop. Kerja sama brand sering berhasil ketika memperluas cerita yang sudah dikenali penggemar. Di sini, ceritanya sangat rapi: title track menciptakan lelucon, lelucon menjadi konsep visual, organisasi besar memperhatikannya, dan kini ILLIT membawa ide itu ke kampanye nasional. Penggemar mendapat rasa bahwa perhatian online mereka ikut memindahkan sesuatu dari budaya fandom ke ruang publik.

Ada juga manfaat citra yang lebih lembut bagi grup. ILLIT debut dengan identitas muda dan mudah didekati, dan kampanye tentang sarapan, beras, konten pertanian, serta menu pilihan member cocok dengan citra itu tanpa terasa dipaksakan. Para member bisa tampil playful dan dekat, sambil tetap mengaitkan nama mereka dengan pesan publik.

Sisi visual kemungkinan sama pentingnya dengan kata-katanya. Film kampanye awal sudah memberi penggemar rangkaian gambar yang tidak biasa, dari kemasan beras hingga referensi pedesaan, dan kunjungan pertanian Dangjin yang akan datang bisa menghasilkan gelombang klip lain yang berbeda dari konten panggung musik yang dipoles. Untuk grup yang bersaing di medan K-pop yang padat, identitas visual yang mudah dikenali adalah keunggulan praktis.

Langkah ILLIT berikutnya

Peran duta ini akan berjalan bersama jadwal musim panas ILLIT yang lebih luas. Grup tersebut akan merilis versi digital penuh dari single Jepang kedua mereka, “I Got Your Back”, pada 26 Juli, diikuti album fisik pada 29 Juli. Pada Agustus, ILLIT juga dijadwalkan tampil di festival besar Jepang, termasuk Mezamashi WANGAN Festival dan LuckyFes 2026.

Artinya, kampanye beras akan berlangsung saat ILLIT memasuki fase lain aktivitas luar negeri. Bagi penggemar global, kemitraan NongHyup memberi titik rujukan budaya Korea yang khas sebelum grup bergerak lebih jauh ke Jepang. Ini juga memberi audiens berbahasa Inggris gambaran tentang bagaimana promosi K-pop domestik bisa bersinggungan dengan kampanye publik secara spesifik, humoris, dan sangat visual.

Kesimpulan besarnya sederhana: ILLIT tidak sekadar mendapat endorsement lain. Mereka mengubah pun comeback menjadi kampanye yang mencakup konten pertanian, challenge sosial, acara meal truck, dan pesan untuk konsumen muda. Di industri tempat momen viral sering hilang dalam hitungan hari, “It’s 米” berhasil menjadi sesuatu yang lebih tahan lama.

Jika konten pertengahan Juli mendapat respons, kemitraan ini bisa menjadi studi kasus berguna tentang bagaimana bahasa fandom K-pop membawa pesan kepentingan publik tanpa kehilangan kepribadian. Untuk saat ini, peran ILLIT sebagai duta beras menjadi salah satu perluasan comeback 2026 yang lebih tidak biasa, dan menunjukkan sejauh mana lelucon cerdas bisa berjalan ketika audiens yang tepat ikut mengangkatnya.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포 금지

Jang Hojin
Jang Hojin

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist specializing in K-Pop, K-Drama, and Korean celebrity news. Covers artist comebacks, drama premieres, award shows, and fan culture with in-depth reporting and analysis.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesAward Shows

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait