IVE Habiskan Semua Tiket Kyocera Dome — Tokyo Dome Jadi Target Berikutnya

Tur dunia 'SHOW WHAT I AM' menyapu Jepang dengan dua malam sold out berturut-turut dan penampilan perdana lagu baru

|article.contentUpdated|article.readingTime0
IVE performing on their 'SHOW WHAT I AM' world tour stage — the group makes their Kyocera Dome debut on April 18-19
IVE performing on their 'SHOW WHAT I AM' world tour stage — the group makes their Kyocera Dome debut on April 18-19

IVE berhasil lagi. Grup K-pop beranggotakan enam orang dari Starship Entertainment ini menjual habis semua tiket dua malam konser perdana mereka di Kyocera Dome Osaka — dan itu terjadi bahkan sebelum mereka sempat menginjakkan kaki di atas panggung.

Dua penampilan pada 18 dan 19 April di Kyocera Dome Osaka, bagian dari tur dunia kedua mereka SHOW WHAT I AM, telah habis terjual seluruhnya. Starship Entertainment mengonfirmasi kabar sold out pada 16 April dan mengumumkan pembukaan sejumlah kursi dengan jarak pandang terbatas (kursi samping panggung) bagi penggemar yang masih ingin hadir.

Hanya empat tahun setelah debut di Jepang, IVE telah menaklukkan salah satu venue musik paling bergengsi di negeri itu — sebuah babak baru dalam kisah perjalanan IVE di Jepang.

Pencapaian Bersejarah dalam Perjalanan IVE di Jepang

Kyocera Dome Osaka adalah salah satu venue pertunjukan musik dalam ruangan paling bergengsi di Jepang, dengan kapasitas sekitar 55.000 orang per malam. Tampil di sana — apalagi menjual habis dua malam berturut-turut — adalah tonggak yang bagi kebanyakan artis membutuhkan satu dekade untuk dicapai. IVE meraihnya hanya dalam empat tahun.

Sejak debut resmi di Jepang pada 2022, grup ini telah membangun rekam jejak yang luar biasa. Album Jepang ketiga mereka, Be Alright, menduduki puncak Billboard Japan Top Album Sales. Lagu andalan mereka "After LIKE" melampaui 200 juta streaming kumulatif di Billboard Japan — angka yang sangat sedikit artis K-pop berhasil capai di pasar Jepang. Mereka tampil di Rock in Japan Festival, muncul di program musik bergengsi NHK Venue 101, dan hadir di acara TBS Please Let Snow Man Do That, menjangkau penonton di luar basis penggemar K-pop yang sudah ada.

Setiap pencapaian ini menumpuk satu per satu, membangun pengakuan nama dan loyalitas penggemar yang sesungguhnya — yang pada akhirnya berujung pada penjualan tiket skala dome. Keenam anggota Ahn Yu-jin, Gaeul, Rei, Jang Won-young, Liz, dan Leeseo semuanya berkontribusi dalam pencapaian ini, baik sebagai unit kolektif maupun melalui daya tarik individual masing-masing.

Starship Entertainment menyatakan bahwa penampilan di Kyocera Dome akan mencerminkan segalanya yang telah IVE pelajari selama di atas panggung, dengan janji "penampilan yang lebih beragam, vokal live yang solid, dan produksi panggung yang spektakuler".

LUCID DREAM: Debut Album Baru Langsung di Dalam Dome

Pengumuman sold out datang bersama sebuah kabar yang membuat penggemar semakin bersemangat. Selama konser di Kyocera Dome, IVE akan membawakan secara perdana sebuah lagu baru dari album Jepang keempat mereka, LUCID DREAM, yang dijadwalkan rilis secara global pada 27 Mei.

Debut langsung materi yang belum dirilis di dalam dome yang telah sold out adalah momen yang akan menjadi legenda di antara penggemar. Bagi ribuan anggota DIVE yang telah mengamankan tiket mereka, konser 18-19 April kini menawarkan sesuatu yang lebih eksklusif: menjadi pendengar pertama di dunia.

Ini juga mengungkap logika strategis di balik promosi IVE di Jepang. Alih-alih sekadar tur dengan musik yang sudah ada, grup ini menggunakan tur itu sendiri sebagai platform peluncuran — memperkenalkan LUCID DREAM di Kyocera Dome, merilis album pada Mei, lalu melanjutkan momentum di Tokyo Dome pada Juni. Urutannya disengaja, dan hal ini membuat DIVE tetap antusias dan menantikan sesuatu selama beberapa bulan alih-alih hanya dalam satu siklus rilis tunggal.

Penggemar di media sosial telah mulai berspekulasi tentang lagu mana yang akan mendapat debut langsung, dengan beberapa memprediksi nomor penuh energi yang cocok untuk panggung dome, sementara yang lain berharap ada sesuatu yang memamerkan jangkauan vokal grup ini.

Dari Tokyo Dome 2024 ke Kyocera 2026 — dan Kembali Lagi

Untuk memahami besarnya momen ini, perlu menelusuri sejarah dome IVE. Pada 2024, tur dunia pertama mereka SHOW WHAT I HAVE berakhir dengan serangkaian encore di Tokyo Dome — pertama kalinya grup ini tampil di dome Jepang. Kedua malam tersebut sold out, menarik perkiraan gabungan 95.000 penggemar. Saat itu rasanya seperti sebuah pencapaian puncak. Ternyata itu hanyalah awal mula.

Tur dunia kedua, SHOW WHAT I AM, dimulai pada Oktober 2025 dengan tiga malam berturut-turut yang sold out di KSPO Dome di Seoul. Rangkaian Seoul mengonfirmasi bahwa momentum panggung IVE tetap utuh dan terus berkembang. Leg Jepang dari tur ini kini membuktikan bahwa status dome-level grup di Jepang bukanlah pencapaian sekali saja — itu adalah standar dasar yang telah mereka tetapkan dan akan terus dibangun.

Setelah Osaka, IVE akan kembali ke Tokyo Dome pada 24 Juni untuk konser kedua mereka di sana, sebelum tur dunia meluas ke Asia yang lebih luas, Amerika Utara, Australia, dan Selandia Baru. Gambaran yang muncul adalah sebuah grup yang telah secara sistematis memetakan ambisi tur global mereka, kota demi kota dan venue demi venue, dengan Jepang sebagai salah satu pilar utama.

Apa Arti Sold Out Bagi Momentum IVE

Dalam dunia K-pop yang kompetitif, di mana puluhan artis bersaing memperebutkan perhatian internasional, lintasan Jepang IVE menonjol. Ini bukan dibangun dari satu momen viral atau satu mega-hit — ini dibangun dari konsistensi, kualitas, dan kemampuan mengubah pendengar kasual menjadi penggemar berdedikasi yang hadir dalam jumlah besar.

Menjual habis Kyocera Dome pada percobaan pertama adalah pencapaian yang akan dirujuk oleh pengamat industri K-pop sebagai bukti penetrasi pasar yang sesungguhnya. Ini berbeda dari angka streaming atau tayangan media sosial, yang bisa didorong oleh algoritma dan lonjakan sesaat. Sebuah dome yang sold out berarti orang-orang nyata, dengan uang nyata, berkomitmen berbulan-bulan sebelumnya untuk berada di ruangan yang sama dengan IVE — dan permintaannya melebihi apa yang bisa ditampung ruangan itu.

Bagi DIVE — komunitas penggemar resmi IVE — minggu ini adalah perayaan. Bagi IVE sendiri, ini adalah bukti bahwa kerja keras yang mereka curahkan di Jepang selama empat tahun terakhir telah berlipat ganda menjadi sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar satu konser atau satu siklus album. Sold out Kyocera Dome bukan sekadar satu titik data. Ini adalah pernyataan tentang di mana IVE berdiri dalam dunia tur K-pop — dan ke mana mereka melangkah selanjutnya.

reaction.title

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Jang Hojin
Jang Hojin

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist specializing in K-Pop, K-Drama, and Korean celebrity news. Covers artist comebacks, drama premieres, award shows, and fan culture with in-depth reporting and analysis.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesAward Shows

comment.title

comment.loginRequired

common.loading

discussion.title

common.loading

Related Articles

No related articles