Tak Ada yang Menduga Project Y Akan Bangkit Seperti Ini
Bagaimana film kriminal Korea milik Han So-hee dan Jeon Jong-seo beralih dari 140 ribu tiket bioskop menjadi nomor 1 di Netflix

Tiga bulan setelah tampil sepi di bioskop, Project Y tiba-tiba menjadi bahan pembicaraan di mana-mana. Film kriminal Korea yang dibintangi Han So-hee dan Jeon Jong-seo tayang di bioskop pada Januari dengan angka yang biasa-biasa saja, tetapi ketika hadir di Netflix pada 17 April, sesuatu yang tidak terduga terjadi: film ini langsung melompat ke posisi nomor 1 di Korea Selatan dalam hitungan hari.
Ini adalah pembalikan yang mencolok. Dan hal ini mengatakan sesuatu yang penting, bukan hanya tentang Project Y, tetapi tentang bagaimana perfilman Korea menemukan penontonnya di tahun 2026.
140 Ribu Tiket, Lalu Sunyi, Kemudian Menguasai Tangga
Ketika Project Y tayang di bioskop Korea pada 21 Januari, ekspektasinya sangat tinggi. Film ini memiliki semua bahan untuk sukses secara komersial: pemeran bintang, premis kriminal yang apik, dan kebaruan film Korea yang dipimpin dua perempuan. Han So-hee dan Jeon Jong-seo, dua aktris muda paling karismatik di dunia hiburan Korea dan sahabat dekat di kehidupan nyata, diposisikan sebagai pasangan ikonik di layar.
Hasilnya di box office mengecewakan. Project Y hanya mengumpulkan 140.808 penonton selama tayangnya, jauh di bawah ekspektasi untuk sebuah produksi besar. Film ini debut di posisi kedua pada hari pertama, tetapi kehilangan momentum dengan cepat dan keluar dari tangga lagu tanpa banyak perhatian.
Kemudian Netflix datang. Pada 17 April, Project Y hadir di platform streaming, dan pada 19 April, film ini sudah naik ke posisi nomor 1 di Top 10 Film Netflix Korea, menurut data Netflix Tudum. Pembalikannya langsung dan menyeluruh.
Sebuah film yang tampaknya sudah tenggelam, berkat Netflix kini kembali menjadi pusat perhatian.
Mengapa Netflix Mengubah Segalanya untuk Project Y
Sutradara Lee Hwan, pembuat film independen yang dikenal dengan karya-karya berorientasi karakter, membangun Project Y di sekitar suasana, atmosfer, dan dinamika dua perempuan yang didorong ke batas, bukan di sekitar ketegangan adrenalin khas film kriminal arus utama.
Di rumah, penonton bisa menjeda, memutar ulang, dan membiarkan suasana sebuah adegan meresap. Di bioskop, tempo yang sama bisa terasa lambat. Tekstur khas film, yang menjadi kelemahan komersial terbesarnya di Januari, justru menjadi aset terbesarnya di Netflix pada April.
Dimensi sosial juga berperan. Legenda voli Kim Yeon-kyung, salah satu ikon olahraga paling dicintai Korea Selatan, secara terbuka memposting tangkapan layar saat menonton Project Y di Instagram. Han So-hee membagikan ulang dan membalas dengan hati. Pertukaran ini menjadi viral dan membawa gelombang baru penonton ke platform.
Dua Bintang di Pusat Segalanya
Film ini mengikuti Mi-sun (Han So-hee) dan Do-kyung (Jeon Jong-seo), dua perempuan yang hidup di permukaan berkilap kota Korea dan karena alasan berbeda tidak lagi punya tempat untuk pergi. Ketika mereka menemukan tumpukan uang tunai dan batangan emas milik sosok dunia hitam yang kejam, mereka membuat keputusan yang mengubah segalanya: mengambilnya dan kabur.
Han So-hee menggambarkan karakternya tampak kuat di permukaan tetapi sangat rentan secara emosional. Jeon Jong-seo menyoroti lapisan tersembunyi dalam naskah. Sutradara Lee Hwan menegaskan kedua pilihan pemain tidak dapat digantikan sejak draf pertama.
Di kehidupan nyata, keduanya adalah sahabat dekat, chemistry yang terpancar tak terbantahkan di layar. Project Y juga mendapat undangan untuk diputar di Festival Film Internasional Toronto, Busan, London Korean Film Festival, dan Hawaii.
Pemeran pendukung memperkuat ensemble yang sudah tangguh. Kim Sung-cheol menghadirkan lagi penjahat yang berkesan. Kim Shin-rok, Jung Young-joo, Lee Jae-kyun, dan YooA dari OH MY GIRL melengkapi ansambel. Direktur musik GRAY membawa soundtrack modern dan penuh semangat yang memberikan lapisan keren tambahan.
Momen Tak Terbendung Han So-hee di 2026
Kebangkitan Project Y di Netflix hadir saat Han So-hee ada di mana-mana. Di minggu yang sama filmnya naik tangga, ia meluncurkan kampanye musim panas baru untuk Musinsa Standard dengan gambar yang langsung beredar di media sosial. Pada 29 April, Vogue Korea menerbitkan editorial dengan koleksi Dior Gugur 2026, dengan Han So-hee di pusatnya.
Bagi Jeon Jong-seo, kesuksesan streaming mewakili jenis validasi yang berbeda. Sejak debut memukau di Burning (2018), ia selalu menjalani jalur yang tidak konvensional. Project Y dengan premis genre dan arus emosional mentah sangat sesuai dengan tradisi itu.
Bersama-sama, dua perempuan di jantung film ini telah mengubah kekecewaan Januari menjadi percakapan akhir April. Beberapa film memang dibuat untuk sofa. Project Y hanya butuh Netflix untuk menemukan penontonnya dan ketika berhasil, penonton juga menemukannya.
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Entertainment Journalist · KEnterHub
Entertainment journalist specializing in K-Pop, K-Drama, and Korean celebrity news. Covers artist comebacks, drama premieres, award shows, and fan culture with in-depth reporting and analysis.
Komentar
Silakan masuk untuk berkomentar