Park Bo-young Sebut Lee Kwang-soo Orang Terburuk yang Pernah Ia Kenal

Final musim 4 SBS Whenever Possible penuh kontroversi kencan di Sungai Han, pengungkapan teman sekamar mengejutkan, dan penilaian persahabatan paling jujur di televisi Korea

|7 menit baca0
Park Bo-young Sebut Lee Kwang-soo Orang Terburuk yang Pernah Ia Kenal

Final musim keempat Whenever Possible di SBS memenuhi semua harapan para penggemar, bahkan melampaui ekspektasi. Pada 14 April 2026, aktor Lee Kwang-soo dan Park Bo-young bergabung bersama para pembawa acara Yoo Jae-suk dan Yoo Yeon-seok untuk menghabiskan sore hari di kawasan Guri. Hasilnya adalah satu jam penuh kehangatan sejati, canda tawa, dan sebuah penilaian persahabatan yang mengejutkan sekaligus menghibur, membuat para penggemar variety Korea terus membicarakannya jauh setelah kredit terakhir bergulir.

Whenever Possible berpusat pada premis yang sederhana namun mengena: pembawa acara Yoo Jae-suk dan Yoo Yeon-seok mengunjungi orang-orang biasa di sela-sela waktu luang mereka, membawa sedikit kebahagiaan ke dalam keseharian. Di balik konsep yang terkesan ringan itu, tersimpan dinamika komedi paling tajam dalam dunia variety Korea. Final musim keempat hadir dengan beban emosional tambahan: Lee Kwang-soo dan Park Bo-young adalah tamu pertama di Whenever Possible musim satu. Melihat mereka kembali untuk menutup musim keempat terasa seperti lingkaran yang sempurna bagi para penonton setia.

Kecocokan antarpemain begitu dalam di beberapa lapisan. Lee Kwang-soo dan Yoo Jae-suk telah menjadi rekan selama puluhan tahun di program variety ikonik SBS, Running Man. Park Bo-young dan Yoo Yeon-seok sebelumnya pernah bersama dalam film yang dicintai banyak orang pada 2012, A Werewolf Boy. Dan Lee Kwang-soo bersama Park Bo-young baru-baru ini tampil bersama dalam serial orisinal Disney+, Gold Land. Ketika keempat orang ini duduk bersama, obrolan pun mengalir sendirinya.

Yoo Jae-suk Ungkit Kencan di Sungai Han

Begitu Yoo Jae-suk melihat Lee Kwang-soo masuk ke set, goda-an pun dimulai. MC nasional itu langsung menyinggung topik yang sedang ramai di internet: foto-foto yang viral akhir Maret 2026, memperlihatkan Lee Kwang-soo dan kekasihnya, aktris Lee Sun-bin, menikmati jalan santai di Sungai Han bersama anjing peliharaan mereka.

“Kamu sedang melakukan love marketing dengan Sun-bin? Itu marketing hubunganmu, kan?” canda Yoo Jae-suk, membuat studio langsung meledak tawa.

Lee Kwang-soo, yang jelas-jelas tidak siap, langsung menepis tanpa ragu. “Marketing apa? Itu hanya bagian alami dari kehidupan sehari-hari,” tegasnya. “Kami hanya mengajak anjing jalan. Tidak ada marketing.” Saat didesak lebih lanjut, ia menambahkan: “Itu hanya jalan-jalan biasa. Tidak lebih dari itu.”

Foto kencan di Sungai Han memicu respons besar di media sosial, mengumpulkan lebih dari 25.000 reaksi di berbagai platform, bukti betapa dicintainya pasangan ini.

Hubungan Lee Kwang-soo dan Lee Sun-bin adalah salah satu kisah cinta paling bertahan lama di dunia hiburan Korea. Keduanya pertama kali bertemu di tahun 2016 dalam Running Man, di mana Lee Sun-bin secara terbuka menyatakan Lee Kwang-soo adalah tipe idealnya. Mereka mengumumkan hubungan secara resmi pada 2018 dan sudah bersama hampir sembilan tahun.

“Aku masih bisa melihat cinta tertulis jelas di wajahmu,” tambah Yoo Jae-suk, membuat semua orang tertawa kencang lagi.

Pengungkapan Teman Sekamar Mengejutkan dari Park Bo-young

Sementara Lee Kwang-soo menjawab pertanyaan soal kehidupan asmaranya, Park Bo-young punya kabar pribadi tersendiri. Aktris Strong Girl Bong-soon itu mengungkapkan bahwa ia baru-baru ini mendapat teman sekamar baru: sahabat dekatnya sejak SMA yang pindah dari Cheongju ke Seoul untuk pekerjaan baru.

“Aku bilang ke temanku untuk tidak terburu-buru mencari tempat tinggal,” jelas Park Bo-young. “Kami sudah tinggal bersama beberapa waktu. Sangat menyenangkan.” Kehangatan dalam suaranya langsung terasa oleh para penonton.

Pengungkapan itu menggambarkan Park Bo-young sebagai seseorang yang sangat menghargai persahabatan, menjaga orang-orang terdekat tetap ada di sisinya meski di tengah kesibukan karier akting yang padat. Ia menyebut salah satu kesenangan tak terduga dari pertemanan ini adalah memasak bersama. “Biasanya aku hanya pesan makanan,” akunya sambil tertawa. “Tapi sejak temanku pindah, aku mulai memasak sedikit. Rasanya berbeda.”

Park Bo-young juga bicara soal akan menginjak usia 40. Kini di penghujung usia tiga puluhan, ia mengakui tonggak itu masih terasa seperti mimpi. “Aku masih ingat betul bilang ‘aku masih dua puluhan!’” katanya sambil menggeleng. “Aku pikir, ‘aku mau empat puluh?’ — dan rasanya masih tidak nyata.”

Orang Terburuk yang Pernah Ia Kenal

Jika kabar terbaru Park Bo-young soal kehidupannya terasa menghangatkan hati, penilaiannya terhadap Lee Kwang-soo justru sebaliknya, dan menjadi momen paling banyak dibicarakan dalam episode ini.

Sore itu di Guri, keempat orang tersebut mengunjungi pasangan yang mengelola akademi bulu tangkis. Setelah pertandingan seru di mana Lee Kwang-soo keluar sebagai pemenang, hadiah dessert untuk sang juara langsung menjadi sumber kontroversi. Alih-alih berbagi, Lee Kwang-soo memasukkan seluruhnya ke dalam mulut dalam satu gerakan teatrikal yang epik.

Respons Park Bo-young langsung dan tegas: “Kamu yang terburuk. Dari semua orang yang aku kenal, kamu yang paling buruk.”

Penilaian itu disertai bukti. Park Bo-young pun menjabarkan sifat Lee Kwang-soo yang cukup menuntut sebagai teman. “Dia suka menggurui,” katanya dengan nada datar khas seseorang yang sudah sering menerima ‘pelajaran’ itu. “Dia tidak suka kalau kamu lama membalas pesannya. Harus cepat balas. Dia pantau dan menunggu.”

Lee Kwang-soo sama sekali tidak terusik, merespons dengan senyum lebar yang telah menjadikannya favorit acara variety selama lebih dari satu dekade. Yoo Jae-suk, yang mengenal Lee Kwang-soo lebih lama dari siapa pun di industri ini, memberikan respons sempurna: anggukan panjang, pelan, dan penuh pengertian tanpa sepatah kata pun.

“Mereka bertengkar seperti kakak-adik kandung. Itu tidak bisa dibuat-buat,” tulis seorang penonton, mendapat banyak persetujuan.

Musim yang Berakhir di Tempat Dimulainya

Ketika episode mendekati akhir, beban dari finale perlahan menyelimuti ruangan. Yoo Jae-suk, merenungkan betapa cepatnya musim berlalu, mengungkapkan apa yang dirasakan banyak penonton: “Kami mulai musim gugur dan sekarang sudah musim semi.” Yoo Yeon-seok ikut menimpali dengan setengah bercanda: “Kita tidak bisa terus lanjut saja?”

Makna kehadiran Lee Kwang-soo dan Park Bo-young tidak luput dari perhatian siapa pun. Telah membuka musim satu dan kembali menutup musim empat, dua aktor ini tanpa disadari telah menjadi penanda era saat ini dari Whenever Possible. Yoo Jae-suk menerima simetri itu dengan kehangatan khasnya, lalu memberikan pesan penutup yang dinantikan para penggemar: “Sampai jumpa tahun depan.”

Whenever Possible telah menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap variety SBS, selalu mendapat pujian atas kemampuannya menyeimbangkan tawa spontan dan momen koneksi manusia yang tulus. Final musim keempat, dengan dua aktor paling dicintai Korea dan para pembawa acara yang telah mengenal mereka bertahun-tahun, menghadirkan keseimbangan itu dengan sempurna.

Ke depannya: serial Disney+ Gold Land dengan Lee Kwang-soo dan Park Bo-young memberi para penggemar satu lagi kesempatan menyaksikan kecocokan mereka dalam setting fiksi. Dan di suatu tempat di Seoul, besar kemungkinan Lee Kwang-soo sedang mengirim pesan ke seseorang, sambil diam-diam menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapat balasan.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Jang Hojin
Jang Hojin

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist specializing in K-Pop, K-Drama, and Korean celebrity news. Covers artist comebacks, drama premieres, award shows, and fan culture with in-depth reporting and analysis.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesAward Shows

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait