Park Jihoon Tembus 10 Juta Penonton — dan Rekan Wanna One-nya Mengatakan Apa yang Semua Pikirkan

Kim Jaehwan berbicara terbuka tentang kebanggaannya atas perjalanan Park Jihoon dari idol menjadi aktor sepuluh juta

|6 menit baca0
Park Jihoon Tembus 10 Juta Penonton — dan Rekan Wanna One-nya Mengatakan Apa yang Semua Pikirkan

Ketika Park Jihoon meninggalkan panggung sebagai anggota Wanna One pada 2019, tak ada yang bisa memprediksi seberapa jauh ia akan melangkah secara mandiri. Kini, enam tahun kemudian, jawabannya sudah jelas: ia telah menjadi salah satu nama terbesar di industri hiburan Korea Selatan, dan orang-orang yang paling mengenalnya tak bisa lebih bangga dari ini.

Mantan idol K-pop yang kini bersinar sebagai bintang film dan televisi ini baru saja melewati pencapaian luar biasa dengan menarik 10 juta penonton ke sebuah film tunggal, meraih status "aktor sepuluh juta" yang didambakan di kalangan hiburan Korea Selatan. Dan ketika berita itu sampai ke telinga Kim Jaehwan, mantan rekan satu grupnya di Wanna One, reaksinya jauh dari iri atau kompetitif.

Pencapaian yang Mengubah Segalanya

Film Park Jihoon, The King's Warden, melampaui 10 juta penonton kumulatif, menempatkannya dalam jajaran elite talenta layar perak Korea Selatan. Dalam industri film di mana ambang batas box office diambil sangat serius, angka sepuluh juta bukan sekadar keberhasilan komersial, tetapi penetrasi budaya lintas generasi—jenis jangkauan luas yang hanya bisa dicapai segelintir aktor dalam satu generasi.

Pencapaian ini tidak luput dari perhatian mantan rekan grupnya. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, anggota Wanna One Kim Jaehwan membahas tonggak tersebut secara langsung dengan kehangatan yang tulus. Jauh dari ketegangan diam yang kadang muncul ketika seorang mantan anggota grup melampaui yang lain, Kim Jaehwan mempertegas bahwa kesuksesan Park Jihoon adalah sesuatu yang layak dirayakan, bukan sesuatu yang rumit.

"Dia berhak mendapatkan semuanya," kata Kim Jaehwan, merefleksikan bagaimana kerja keras dan pertumbuhan Park Jihoon telah berbuah hasil. Perasaan itu, menurut laporan, secara luas dimiliki oleh para anggota Wanna One yang tetap dekat meski masing-masing telah menjalani karier solo sejak grup ini bubar.

Dari Idol hingga Aktor Sepuluh Juta

Perjalanan Park Jihoon dari trainee idol hingga aktor sepuluh juta adalah kisah yang luar biasa. Ia pertama kali menarik perhatian nasional melalui program kompetisi survival Produce 101 Season 2 pada 2017, di mana gaya penampilannya yang ekspresif dan kehadiran panggungnya yang khas menjadikannya favorit penggemar. Debutnya bersama Wanna One tahun yang sama, bersama anggota-anggota yang juga meraih karier solo sukses, menjadikannya sosok terkemuka di kancah K-pop.

Setelah Wanna One bubar pada 2019, Park Jihoon menandatangani kontrak dengan agensi manajemen dan mulai membangun karier solo dari nol. Perjalanannya ke dunia akting berlangsung bertahap namun terarah, dan The King's Warden terbukti menjadi peran yang mewujudkan semua yang selama ini ia perjuangkan.

Dedikasi yang dicurahkan untuk mempersiapkan film ini kini telah menjadi bagian dari narasi publiknya. Park Jihoon mengungkapkan dalam sebuah penampilan di acara YouTube bersama presenter Lee Young Ji bahwa ia kehilangan 15 kilogram untuk sebuah peran, dengan bertahan hidup terutama dari apel dan olahraga teratur. Ia juga mengakui pernah serius mempertimbangkan obat penurun berat badan seperti Wegovy sebelum akhirnya memutuskan untuk tidak menggunakannya.

Legenda Berlanjut: Drama Baru, Puncak Baru

Dengan momentum dari The King's Warden yang masih menguat, Park Jihoon langsung terjun ke proyek berikutnya: drama original Tving berjudul The Legend of Kitchen Soldier, yang mulai tayang di tvN pada Mei 2026. Drama yang diadaptasi dari webtoon populer ini mengisahkan seorang prajurit muda yang menjadi juru masak tanpa keinginannya sendiri dan menemukan kekuatan tak terduga dalam prosesnya.

Responsnya sangat antusias. Episode pertama meraih rating rumah tangga nasional sebesar 5,8 persen—debut yang kuat untuk produksi kabel dan streaming. Pada episode kedua, angka itu melonjak menjadi 6,2 persen, dengan puncak 7,6 persen, menempati posisi pertama di antara semua saluran kabel dan siaran umum di slot waktunya. Drama ini juga meraih posisi pertama dalam demografi penonton pria dan wanita usia 20 hingga 49 tahun, termasuk semua saluran penyiaran.

Tving melaporkan bahwa The Legend of Kitchen Soldier meraih posisi pertama dalam kontribusi langganan di antara seluruh konten original mereka dalam hari-hari setelah premiere. Angka-angka ini menunjukkan bahwa daya tarik bintang Park Jihoon telah berhasil bertransisi dari bioskop ke streaming.

Mengapa Dukungan Mantan Rekan Grup Sangat Berarti

Dalam K-pop, ikatan yang terjalin selama aktivitas grup sering digambarkan sebagai sesuatu yang tak tertandingi—dibentuk melalui kesulitan bersama, latihan intens, dan tekanan khusus tampil sebagai satu kesatuan di hadapan jutaan orang. Ketika grup-grup itu bubar, hubungan tidak selalu bertahan, terutama ketika kesuksesan individu menciptakan perbandingan yang jelas.

Kebanggaan terbuka Kim Jaehwan atas pencapaian Park Jihoon, karenanya, lebih bermakna dari yang tampak di permukaan. Ini menandakan bahwa kebersamaan dalam kehidupan Wanna One yang relatif singkat—grup yang dibentuk dalam periode kontrak tetap—adalah nyata dan telah bertahan. Penggemar yang mengikuti grup orisinal ini dari dekat akan memahami pentingnya kesinambungan tersebut.

Park Jihoon sendiri selalu berbicara tentang Wanna One dengan rasa syukur dan kasih sayang yang konsisten, menggambarkan pengalaman itu sebagai fondasi dari segalanya yang mengikutinya. Periode debut grup yang intens dan pengawasan publik yang menyertainya memberinya ketabahan dan pandangan yang jernih tentang apa yang diinginkan penonton dari seorang performer.

Apa yang Selanjutnya

Saat The Legend of Kitchen Soldier terus tayang dan membangun penontonnya, Park Jihoon juga mengejar karier musiknya secara paralel. Ia merilis single solo pertamanya "RE:FLECT" pada akhir April 2026, menandai pernyataan artistik pribadi yang berbeda dari karya grup idolnya. Menyeimbangkan akting dan musik adalah jalur yang telah ditempuh sejumlah mantan idol K-pop dengan tingkat keberhasilan yang beragam; hasil awal Park Jihoon menunjukkan bahwa ia mungkin dapat menavigasinya lebih efektif dari kebanyakan.

Bagi penggemar Wanna One—dan bagi mereka yang mengenal Park Jihoon lewat karyanya sebagai artis solo—momen ini mewakili pemenuhan potensi yang telah banyak orang percayai jauh sebelum publik umum menyadarinya. Mantan rekan grupnya mengatakannya dengan sederhana: dia layak mendapatkannya. Angka-angka, dan sejarah yang sedang dibuat, tampaknya setuju.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Park Chulwon
Park Chulwon

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesGlobal K-Wave

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait