Sayuri Ceritakan Kisah Kencan yang Menyebutnya 'Gila' Hanya Setelah Satu Hari

Pengakuan lucu presenter Jepang-Korea di YouTube bikin fans ngakak

|6 menit baca0
Sayuri Ceritakan Kisah Kencan yang Menyebutnya 'Gila' Hanya Setelah Satu Hari

Fujita Sayuri, presenter kelahiran Jepang yang menjadi salah satu sosok paling dicintai di televisi Korea, memberikan hadiah tak terduga bagi penggemarnya di channel YouTube minggu ini: kisah tentang kencan yang setelah menghabiskan satu hari bersamanya, mengatakan bahwa ia tampak seperti "orang gila" — dan mengapa ia masih menganggap semua itu lucu sampai sekarang.

Anekdot ini muncul di channel YouTube populernya "사유리 임미다" (Sayuri Immida) dalam sesi yang awalnya hanya berupa ulasan ringan tentang camilan convenience store Jepang. Saat mencicipi dango — kue beras tradisional Jepang — ia memutar balik kenangan dari masa belajarnya di Seoul, dan apa yang mengikutinya adalah demonstrasi sempurna dari humor self-deprecating khasnya.

Kencan yang Meninggalkan Kesan Lama — dengan Alasan yang Tidak Terduga

Sayuri bercerita tentang pertemuannya dengan seorang pria Zainichi Korea — seseorang keturunan Korea yang lahir dan besar di Jepang — saat ia mengikuti program bahasa Korea di Universitas Yonsei. Pria itu memperhatikannya dan mengajaknya kencan di Myeongdong, salah satu kawasan belanja paling ramai di Seoul.

Kencan berjalan lancar. Ia terus menghubungi Sayuri setelahnya, menjaga koneksi tetap hidup. Lalu, tanpa peringatan, pesannya tiba-tiba berhenti. Ketika Sayuri bertemu dengannya lagi di sekolah bahasa dan bertanya apakah ia hanya sibuk, ia menjawab dengan jujur.

"Setelah menghabiskan satu hari bersamamu," katanya, "kamu tampak seperti orang gila."

Klip ini langsung menjadi viral. Tim produksi channel YouTube memanfaatkan momen komedi itu, menambahkan subtitle lucu dan reaksi berlebihan untuk memperkuat punchline-nya. Hasilnya adalah momen komedi yang sempurna — jenis yang dibagikan, ditonton ulang, dan dikutip. Dan sepanjang penceritaan, Sayuri sendiri jelas merasa selucu penontonnya.

Kepribadian yang Selalu Menonjol

Bagi siapa pun yang mengikuti karier Sayuri di Korea, kisah ini sangat masuk akal. Presenter ini — nama lengkap Fujita Sayuri — pertama kali dikenal di Korea melalui 미녀들의 수다 (Women's Talk) di KBS 2TV, sebuah program panel yang mempertemukan perempuan multibahasa yang tinggal di Korea. Di antara peserta yang dirancang untuk beragam dan berpendapat kuat, Sayuri tetap berhasil menonjol.

Rahasianya? Ketiadaan sensor diri yang hampir sempurna. Ia mengatakan apa yang dipikirkannya, bereaksi sebelum menyensor diri, dan tampaknya tidak terlalu peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentangnya. Penonton menemukan kualitas itu menyegarkan, dan mendorongnya dari tamu panel menjadi salah satu kepribadian berkebangsaan asing yang paling dikenal di industri hiburan Korea.

Selama bertahun-tahun, ia terus memberikan akses yang sama tanpa filter ke kehidupannya. Awal tahun 2025, ia menjadi berita setelah mengungkapkan bahwa ia telah melamar komedian Kim Young-chul di televisi langsung — dan ia ditolak. Kisah ini tersebar luas bukan karena skandal, melainkan karena Sayuri menceritakannya seperti ia menceritakan segalanya: tanpa rasa malu dan dengan kesadaran diri yang cukup untuk membuatnya lucu.

Penilaian pria Zainichi Korea itu terjadi bertahun-tahun sebelum itu. Vonis pria itu — "kamu tampak seperti orang gila" — terdengar berbeda sekarang dibandingkan saat ia pertama mendengarnya. Saat itu, itu adalah penolakan. Melihat ke belakang, terasa lebih seperti bukti awal bahwa Sayuri selalu akan menjadi tipe orang yang menciptakan televisi luar biasa.

Ibu Tunggal dan Pendongeng Kelas Dunia

Di balik komedi, Sayuri memiliki tempat khusus dalam kehidupan publik Korea karena keputusan yang ia buat pada tahun 2020 yang belum pernah dilakukan oleh selebriti Korea mana pun sebelumnya secara terbuka. Memilih untuk menjadi ibu sesuai syaratnya sendiri, ia menjalani perawatan IVF menggunakan sperma donor saat berada di Jepang, dan melahirkan putranya Zen (젠). Kisah ini didokumentasikan dalam program spesial televisi dan memicu percakapan nasional yang luas tentang ibu tunggal, pilihan reproduksi perempuan, dan ekspektasi sosial yang dibebankan kepada perempuan di Korea.

Percakapan itu tidak selalu nyaman. Lanskap budaya Korea seputar pernikahan dan keluarga masih dibentuk oleh ekspektasi tradisional yang sangat dalam, dan pilihan Sayuri menempatkannya di pusat perdebatan yang banyak orang miliki secara pribadi tetapi sedikit yang dibicarakan secara terbuka. Ia terlibat dengan semuanya — secara terbuka, dan terkadang dengan humor yang sama yang ia bawa ke kisah-kisah YouTube-nya.

Sejak saat itu, ia membesarkan Zen sebagai orang tua tunggal sambil mempertahankan kehadiran aktif di industri hiburan Korea dan di media sosial. Channel YouTube-nya telah berkembang pesat, dan campuran konten — gaya hidup, ulasan produk, perjalanan, dan refleksi pribadi — mencerminkan kepribadian yang membuat penggemarnya jatuh cinta di televisi: penasaran, energetik, dan selalu siap keluar dari skrip kapan saja.

Terbuka untuk Apa yang Akan Datang

Per Maret 2026, Sayuri telah memberikan petunjuk tentang kehidupan romantisnya — dan tidak ada yang subtle. Dalam episode YouTube terbaru, ia berkata kepada penonton: "Aku siap kapan saja. Ingin pergi kapan pun", tampaknya mengacu pada kemungkinan pernikahan. Apakah ada seseorang yang spesifik dalam hidupnya masih belum dikonfirmasi, tetapi komentar itu memicu spekulasi yang cukup besar dari para penggemar.

Ini adalah perkembangan yang mengungkapkan banyak hal. Wanita yang sama yang tertawa menceritakan kisah tentang dipanggil "gila" oleh kencan, kini dengan tenang mengatakan bahwa ia siap untuk kemitraan sesuai jadwalnya sendiri. Ada sesuatu yang diam-diam kuat dalam perjalanan itu — dari hari-hari kacau di sekolah bahasa di Seoul hingga menjadi ibu tunggal hingga kehidupan yang tampaknya, menurut ceritanya sendiri, adalah persis yang ia inginkan.

Bagi penggemar yang telah menyaksikan Sayuri menavigasi setiap babak dengan kejujuran khasnya, kisah penolakan ini hanyalah pengingat terbaru mengapa ia terus terhubung dengan penonton. Bukan karena ia dipoles atau dikelola dengan baik. Melainkan karena ia mengatakan yang sebenarnya — bahkan ketika, terutama ketika, kebenarannya melibatkan seseorang yang pernah berkata kepadanya bahwa ia tampak seperti orang gila.

Ia tidak sepenuhnya salah. Sayuri tidak pernah menjadi tipe orang yang bisa dilupakan begitu saja. Kualitas itu membuatnya kehilangan satu kencan. Sebaliknya, itu telah membuatnya mendapatkan jutaan penggemar sejak saat itu.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Park Chulwon
Park Chulwon

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesGlobal K-Wave

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait