Sung Si Kyung Turun Hampir 10kg dalam 2 Bulan — Metodenya Mengejutkan Semua Orang
Raja balada Korea meninggalkan kebiasaan makan nyaman demi rutinitas keras yang membuat penggemar tercengang

Sung Si Kyung, penyanyi berusia 46 tahun yang diakui secara luas sebagai salah satu suara balada terhebat Korea Selatan, mengungkapkan detail di balik transformasi fisik dramatis yang mendominasi berita hiburan Korea. Penyanyi veteran ini berhasil menurunkan berat badan dari 95 kilogram menjadi 85,3 kilogram hanya dalam dua bulan — penurunan 9,7 kilogram yang membawa BMI-nya ke angka 24,46, untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun berada di rentang berat badan sehat. Hasilnya, yang ia dokumentasikan secara terbuka melalui kanal YouTube dan Instagram, mencapai puncaknya dengan pemotretan sampul Esquire Korea yang dirilis pada 20 Maret — pemotretan majalah pertamanya dalam enam tahun.
Transformasi ini tidak terjadi secara diam-diam. Ketika rekaman langsung dari sesi syuting The Seasons di KBS2 pada 17 Maret beredar secara daring, penggemar terkejut melihat garis rahang tajam khas miliknya kembali muncul. Reaksi media sosial beragam mulai dari membandingkannya dengan masa kejayaannya hingga menyebut transformasi ini sebagai kebangkitan, dengan beberapa penggemar bercanda bahwa prosedur kecantikan terbaik adalah diet.
Rutinitas Keras di Balik Angka
Sung Si Kyung memulai dietnya pada 6 Januari, dan rejimennya jauh dari kata ringan. Selama bulan pertama, ia mengaku hanya bertahan dengan empat hal: telur, ubi jalar, sashimi ikan sebelah, dan suplemen nutrisi. Kesederhanaan diet ini disengaja dan tanpa kompromi — sangat kontras dengan persona publik pencinta makanan yang ia bangun selama bertahun-tahun membawakan acara kuliner.
Komponen olahraga juga sama intensnya. Selama periode syuting acara wisata kuliner Netflix Crazy Delicious — yang dibintangi bersama aktor Jepang Matsushige Yutaka dan menjadi acara nomor satu di Netflix Korea maupun Netflix Jepang — Sung Si Kyung berolahraga tiga kali sehari. Rutinitas malamnya menambahkan satu jam jalan kaki dan kardio, yang ia katakan bahkan tidak repot-repot dicatat dalam jurnal olahraganya karena sudah terasa rutin. Ia juga mempertahankan sesi tenis reguler dan latihan beban dengan minim hari libur selama dua bulan penuh.
Pada 19 Maret, ia membagikan hasil analisis komposisi tubuh InBody, grafik berat badan harian, dan catatan olahraga tulisan tangan di Instagram, memberikan penggemar jendela transparansi yang jarang terlihat terhadap disiplin yang dibutuhkan. Dalam salah satu unggahan, ia merefleksikan beban psikologis dari proses ini, mengatakan bahwa menurunkan berat badan membutuhkan sejumlah ketidakbahagiaan karena makan membawa kebahagiaan, dan menolak kenyamanan itu berarti menanggung semacam neraka pribadi.
Kontrak Kosmetik dan Babak Baru
Katalis transformasi ini adalah tawaran menjadi model merek kosmetik. Sung Si Kyung menjelaskan motivasinya dengan humor khasnya yang merendah, mengatakan bahwa ia telah hidup terlalu lama sebagai pria paruh baya gemuk dan menjadi model kosmetik di usia serta berat badannya terasa benar-benar tidak tahu malu. Namun ia menggambarkan tawaran itu sebagai kesempatan bagus dan memutuskan untuk berkomitmen sepenuhnya. Merek spesifiknya belum diungkap ke publik, tetapi fitur sampul Esquire Korea edisi April 2026 — difoto setelah penurunan berat badan — menunjukkan peluncuran kampanye sudah dekat.
Ia membandingkan dengan karier musiknya, menyebut bahwa bahkan saat merilis album ia tidak pernah memaksakan diri sekeras ini, tetapi kali ini ia tidak ingin menyusahkan siapa pun yang terlibat dalam produksi, sehingga menjalani diet dengan intensitas yang ia sebut kejam. Pernyataan ini mencerminkan profesionalisme sekaligus perhitungan pribadi yang lebih dalam terhadap kondisi fisiknya.
Karier di Balik Transformasi
Kisah penurunan berat badan Sung Si Kyung begitu menggemparkan karena siapa dirinya dalam budaya populer Korea. Sejak debut pada April 2001 dengan album Like The First Time, lulusan Universitas Korea ini telah memantapkan diri sebagai penyanyi balada paling definitif di generasinya. Koleksi lagu-lagu tercintanya — termasuk On the Street, Every Moment of You, Two People, dan duet First Winter bersama IU pada 2019 — membuatnya mendapat julukan abadi Eardrum Boyfriend, merujuk pada kualitas suara yang menenangkan yang digambarkan penggemar sebagai padanan pendengaran dari dipeluk.
Di luar musik, Sung Si Kyung membangun karier paralel sebagai salah satu personalitas televisi paling dikenal di Korea dan penggemar kuliner. Kredit variety show-nya mencakup 2 Days and 1 Night, Non-Summit, dan Battle Trip, serta serial Netflix Crazy Delicious yang menjadi hit lintas batas antara Korea dan Jepang. Persona pecinta makanan yang ramah membuat berat badannya menjadi bahan candaan akrab dalam hiburan Korea — namun justru karena itu transformasi mendadak ini semakin mengejutkan penonton yang telah terbiasa melihatnya dengan postur lebih besar.
Langkah Selanjutnya
Waktu transformasi ini sejalan dengan jadwal padat yang menempatkan Sung Si Kyung dalam periode paling terlihat dalam kariernya. KBS2 mengonfirmasi pada 11 Maret bahwa Season 9 The Seasons akan bertajuk The Seasons: Sung Si Kyungs Eardrum Boyfriend, tayang perdana 27 Maret. Judul acara itu sendiri sempat menimbulkan kontroversi, dengan beberapa warganet mempertanyakan apakah sebutan "pacar" pantas untuk pria yang mendekati usia 50, meskipun sebagian besar kritik mereda setelah pemotretan Esquire mengungkap tingkat perubahan fisiknya.
Pertemuan penggemar direncanakan pada April, dan Wedding Song Concert 2026 dijadwalkan pada Mei. Dengan pekerjaan MC baru, sampul majalah, kampanye kosmetik yang akan datang, serta fisik yang menurut penggemar membuatnya terlihat 20 tahun lebih muda, Sung Si Kyung tampaknya sedang merekayasa reinvensi personal dan profesional berskala penuh di usia ketika banyak artis mulai melambat.
Ketika ia memposting tagar di Instagram yang menandakan berakhirnya diet ketatnya — sekadar mencatat bahwa malam itu ia akhirnya bisa makan dengan bebas — pesannya membawa kelegaan seseorang yang baru melewati ujian sesungguhnya. Namun hasilnya, yang didokumentasikan secara real-time dan kini diabadikan dalam lembaran majalah mengkilap, berbicara sendiri. Di usia 46, raja balada Korea telah membuktikan bahwa transformasi paling dramatis tidak membutuhkan panggung atau studio — terkadang hanya butuh telur, ubi jalar, dan penolakan tanpa kompromi untuk tetap nyaman.
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Entertainment Journalist · KEnterHub
Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.
Komentar
Silakan masuk untuk berkomentar