Mengapa Jun Ji-hyun Menangis di Cannes Setelah Premiere Colony

Karpet merah Cannes pertama bintang super Korea berakhir dengan air mata

|7 menit baca0
Mengapa Jun Ji-hyun Menangis di Cannes Setelah Premiere Colony

Jun Ji-hyun belum pernah berdiri di karpet merah Cannes sebelum malam Sabtu. Setelah 26 tahun di industri hiburan Korea Selatan dan absen dari layar lebar selama 11 tahun, ia akhirnya tiba di Riviera Prancis bersama film aksi-horor Colony (군체) karya sutradara Yeon Sang-ho. Ketika teater Lumiere berkapasitas 2.300 kursi menolak untuk duduk setelah kredit bergulir, Jun Ji-hyun tak bisa menahan air mata.

Standing ovation berlangsung penuh tujuh menit di Midnight Screening Festival Film Cannes ke-79 pada 16 Mei.

Penantian Panjang

Film bioskop terakhirnya, Assassination (암살), tayang pada 2015. Setelah itu ia sepenuhnya menjauh dari film, hanya kembali sebentar dengan drama televisi Jirisan pada 2021.

Saat menerima naskah Sutradara Yeon Sang-ho setelah lama, saya berkata padanya, Bukankah begini seharusnya naskah film? katanya kepada wartawan. Saya kewalahan. Bisa datang ke Cannes dengan film Korea, saya kewalahan.

Dalam Colony, ia memerankan seorang profesor bioteknologi yang terjebak di sebuah gedung pencakar langit Seoul yang dikarantina saat infeksi misterius melanda. Orang-orang yang terinfeksi berevolusi sebagai kolektif yang mengembangkan koordinasi secara real time. Yeon mendeskripsikan konsep ini sebagai metafora untuk kecerdasan buatan.

Yeon Sang-ho Kembali ke Cannes, Sepuluh Tahun Setelah Train to Busan

Sepuluh tahun lalu, Train to Busan tayang perdana di sesi Midnight Screening yang sama dan membantu mencetuskan selera global untuk sinema genre Korea yang akhirnya membawa Palme d'Or Parasite pada 2019. Bermimpi datang ke Cannes dengan sebuah film dan akhirnya bisa menunjukkan Colony di sini, ini sungguh kehormatan, katanya. Ia mengakhiri dengan bahasa Prancis: Merci beaucoup.

Penampilan Mengejutkan Park Chan-wook dan Sorotan Kritikus

Park Chan-wook, presiden juri kompetisi utama Cannes tahun ini, muncul tanpa pemberitahuan di karpet merah. Ia memberitahu Yeon secara pribadi: Wow. Luar biasa. NYAFF memilih Colony sebagai film pembuka untuk edisi peringatan 25 tahun festival.

Apa yang Sebenarnya Colony Ceritakan

Infeksi tidak menurunkan manusia menjadi amarah hewani melainkan menghilangkan kehendak individu dan menggantinya dengan koordinasi kolektif. Ketakutan hari ini terletak pada kecerdasan kolektif, jelas sutradara, jenis yang terbentuk melalui pertukaran informasi cepat seperti kecerdasan buatan.

Penayangan Global dan Selanjutnya

Showbox mengamankan distribusi di lebih dari 120 wilayah. Well Go USA Entertainment mengakuisisi hak Amerika Utara untuk 28 Agustus 2026. Di Korea Selatan, film ini tayang pada 21 Mei. Bagi Jun Ji-hyun, premiere Cannes menawarkan sesuatu yang langka: bukti bahwa taruhan kembali ke bioskop setelah sebelas tahun adalah keputusan yang tepat.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Jang Hojin
Jang Hojin

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist specializing in K-Pop, K-Drama, and Korean celebrity news. Covers artist comebacks, drama premieres, award shows, and fan culture with in-depth reporting and analysis.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesAward Shows

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait