WOODZ dan Jennie BLACKPINK Sudah Berteman Lebih dari 10 Tahun — Kisah Asal-usul yang Tidak Disangka
Video YouTube akhirnya mengungkap sejarah mengejutkan di balik salah satu persahabatan paling tak terduga di dunia K-pop

Video YouTube yang diunggah WOODZ pada 29 April langsung membuat para penggemar heboh — bukan hanya karena menampilkan Jennie dari BLACKPINK, tetapi karena akhirnya menjawab pertanyaan yang sudah lama menggantung: bagaimana tepatnya dua sosok K-pop yang paling dicintai ini bisa menjadi sahabat dekat?
Video berjudul "Why Bother Date with Jennie" ini menyingkap persahabatan yang telah bertahan diam-diam selama lebih dari satu dekade, mengungkap lapisan-lapisan yang bahkan penggemar lama pun tidak pernah tahu.
Bagi sebagian besar dunia K-pop, WOODZ dan Jennie ada di industri yang sama namun menempati ruang yang sangat berbeda di mata publik. Justru itulah yang membuat video ini begitu mengejutkan — keduanya bergerak dengan kemudahan orang-orang yang sudah lama tidak perlu membuktikan apa pun satu sama lain.
Bagaimana Semuanya Bermula: Festival Sekolah Menengah dan Pertemuan Tak Disengaja
Kisah asal-usul ini jauh lebih berlapis dibanding yang bisa ditebak kebanyakan penggemar. WOODZ dan Jennie pertama kali bertemu di festival sekolah menengah — pertemuan yang tampak kebetulan saat itu, tetapi menjadi fondasi persahabatan selama lebih dari satu dekade.
"Saya ingat pertama kali bertemu di festival sekolah menengah," kenang Jennie dalam video itu, dengan kejelasan tenang dari seseorang yang sudah menceritakan kisah itu berkali-kali dalam hati. WOODZ merangkumnya sederhana: "Saya sudah kenal Jennie sekitar sepuluh tahun."
Tapi sejarah bersama tidak berhenti di situ. Keduanya pernah menjadi trainee di agensi yang sama — detail yang memberi persahabatan mereka waktu dan struktur untuk berkembang. Kehidupan trainee K-pop terkenal sangat intens, dan ikatan yang terjalin selama tahun-tahun itu cenderung bertahan lama. WOODZ dan Jennie memiliki keistimewaan langka: melewati tekanan itu bersama-sama, bahkan sebelum salah satunya debut.
Lalu muncul detail yang benar-benar membuat penonton terpana: keduanya juga bersekolah di SD yang sama. "Banyak orang bertanya-tanya kenapa kami dekat," kata Jennie. "Tapi hubungan kami lebih dalam dari yang orang kira." Pernyataan yang tenang itu entah mengapa terasa lebih berdampak daripada pengungkapan dramatis mana pun.
WOODZ yang Pertama Melangkah — dan Jennie Membenarkannya
Salah satu momen paling menyentuh dalam video adalah ketika keduanya menceritakan bagaimana persahabatan ini benar-benar menjadi persahabatan. Menurut Jennie, WOODZ-lah yang mengambil langkah pertama — bukan secara romantis, melainkan secara sosial, yang pada akhirnya justru lebih berarti.
"WOODZ yang pertama kali mendekati saya dan ingin berteman," kata Jennie, dengan nada yang menunjukkan ia masih merasa itu menyenangkan jika diingat kembali. WOODZ tidak membantah. "Saya hanya ingin jadi teman yang menyenangkan," katanya sambil tertawa.
Asal-usul itu masuk akal. WOODZ — dikenal dengan perpaduan humor dan ketulusan yang memikat — selalu terlihat memberikan dirinya sepenuhnya untuk orang-orang di sekitarnya. Menyapa trainee berbakat di festival sekolah dan mengubahnya menjadi persahabatan lebih dari satu dekade sangat sesuai karakternya.
Di pihak Jennie, kehangatan yang ia tunjukkan sepanjang video memperjelas bahwa perasaan itu selalu bersifat timbal balik. Percakapan mereka memiliki ritme khas orang-orang yang sudah lama melewati kebutuhan untuk saling mengesankan.
Belanja, Pakaian Olahraga, dan Bahasa Persahabatan Panjang
Premis utama video — kencan santai "why bother", format hangout ringan — sangat sesuai dengan apa yang membuat persahabatan mereka begitu menarik ditonton. Tidak ada keheningan canggung, tidak ada chemistry yang dipaksakan. Hanya dua orang yang benar-benar menikmati kebersamaan satu sama lain.
Satu momen menonjol karena timing komedinya yang sempurna: WOODZ dengan santai mengamati bahwa naluri belanja Jennie selalu mengarah ke pakaian olahraga. Lalu hampir seolah sudah diatur, hal pertama yang Jennie ambil selama segmen belanja adalah pakaian olahraga. Reaksi WOODZ mengatakan segalanya tanpa kata-kata. Jennie pun tidak mencoba membela diri.
Itu adalah jenis pengetahuan kecil dan spesifik yang hanya bisa terakumulasi setelah bertahun-tahun benar-benar memperhatikan seseorang — tidak bisa dipalsukan dan tidak perlu dijelaskan. Para penggemar yang menonton langsung menyadarinya.
Sepanjang video, Jennie juga menunjukkan pengetahuannya tentang WOODZ dengan menggodanya soal kecenderungannya melakukan segalanya murni demi tawa. WOODZ menerimanya tanpa protes. Saling ejek itu terasa lebih seperti dua orang yang kembali ke alur mereka yang sudah lama terbentuk daripada sekadar konten.
Mengapa Video Ini Menghebohkan Internet
Video itu menyebar cepat, bukan karena satu momen dramatis tertentu melainkan karena efek kumulatifnya. Melihat dua figur K-pop besar berinteraksi dengan kealamian total memang sungguh langka. Industri ini terstruktur sedemikian rupa sehingga mempersulit hubungan antargrup yang autentik untuk dipertahankan, apalagi ditampilkan ke publik. Bahwa WOODZ dan Jennie berhasil menjaga persahabatan ini tetap intim selama lebih dari satu dekade — lalu mengungkapkannya dengan sangat wajar — menyentuh sesuatu yang nyata dalam diri penggemar.
Reaksi online beragam mulai dari ketidakpercayaan hingga kegembiraan murni. "Aku tidak percaya mataku — kukira tak akan pernah melihat kombinasi ini seperti ini," tulis seorang penonton. Yang lain lebih langsung: "Favorit-favoritku." "WOODZ dan Jennie, ini gila. Aku sangat suka kombinasi ini."
Beberapa penggemar mencatat bahwa video ini terasa berbeda dari konten idol biasa — kurang dipoles, lebih jujur. Daya tarik sesungguhnya adalah menyaksikan dua orang yang jelas tidak perlu menampilkan persahabatan mereka agar terasa nyata, namun tetap memilih untuk berbaginya dengan dunia.
Dua Karier Solo, Satu Ikatan yang Abadi
WOODZ — nama asli Cho Seung-youn — debut pada 2019 sebagai artis solo dan sejak saat itu membangun basis penggemar yang berdedikasi berkat versatilitasnya sebagai penyanyi, penulis lagu, dan performer. Ia memadukan pengaruh genre dengan cara yang sulit dikategorikan secara sederhana.
Jennie menjadi salah satu wajah paling dikenal di K-pop sebagai anggota BLACKPINK, dan kemudian meluncurkan karier solo yang menuai pujian, membawanya jauh melampaui jangkauan grup yang sudah sangat besar. Album solo Ruby memantapkan posisinya sebagai kekuatan tersendiri dalam lanskap pop global.
Fakta bahwa persahabatan yang terjalin di tahun-tahun pelatihan keduanya bertahan melewati debut, ketenaran yang terus meningkat, dan jalur yang sangat berbeda sesudahnya mengandung makna tersendiri. Industri K-pop tidak memudahkan siapa pun untuk menjaga koneksi yang terjalin sebelum lampu sorot menyala. Bahwa WOODZ dan Jennie tampaknya berhasil melakukannya — dengan sedikit keributan hingga saat ini — membuat pengungkapan ini terasa sungguh-sungguh tulus.
Apakah video ini menandai awal dari lebih banyak momen publik antara keduanya, masih harus kita lihat. Untuk saat ini, para penggemar lebih dari puas duduk bersama kisah asal-usul yang lengkap ini, dan semua yang diam-diam dikonfirmasinya tentang seperti apa persahabatan sejati dalam K-pop ketika tidak ada yang sedang berpura-pura.
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Entertainment Journalist · KEnterHub
Entertainment journalist specializing in K-Pop, K-Drama, and Korean celebrity news. Covers artist comebacks, drama premieres, award shows, and fan culture with in-depth reporting and analysis.
Komentar
Silakan masuk untuk berkomentar