
ENHYPEN membuka rute THE SIN : BLISS lewat film baru
ENHYPEN merilis ROUTE Film untuk THE SIN : BLISS melalui HYBE LABELS dan memberi ENGENE petunjuk visual baru untuk proyek tersebut.

ENHYPEN merilis ROUTE Film untuk THE SIN : BLISS melalui HYBE LABELS dan memberi ENGENE petunjuk visual baru untuk proyek tersebut.

Teaser dokumenter debut resmi EVAN dari HYBE LABELS memperluas kampanye Ride or Die setelah hasil awal yang kuat di YouTube dan chart.

ILLIT merilis concept film I Got Your Back versi Armor melalui HYBE LABELS, menandai era visual baru tentang perlindungan dan kebersamaan.

Teaser resmi MV We'll Be Fine dari ENHYPEN melalui HYBE LABELS mengisyaratkan era visual baru yang emosional dan rapi.

Klip festival kampus ILLIT di MBC menunjukkan grup itu mengubah panggung universitas menjadi momen singalong yang kuat.

RIDE OR DIE EVAN bukan sekadar debut solo, melainkan ujian atas kepercayaan fandom, klaim kreatif, dan strategi BELIFT LAB setelah ENHYPEN.

ILLIT comeback dengan mini album keempat, menjual 276.145 keping di hari pertama dan Magnetic tembus 800 juta streams di Spotify — rekor baru untuk lagu debut K-pop.

Single debut ILLIT 'Magnetic' menjadi lagu debut grup K-pop tercepat yang melampaui 800 juta stream di Spotify, bertepatan dengan perilisan album mini keempat mereka yang paling berani.

ENHYPEN telah mempertahankan konsep vampir mereka selama 6 tahun — hal langka dalam K-pop. Dengan penjualan album hari pertama 1,65 juta kopi, nomor 1 Billboard Artist 100, dan world tour BLOOD SAGA 21 kota, inilah mengapa konsistensi itu membuahkan hasil.

Mini album ke-4 ILLIT meminjam judulnya dari bahasa yang hampir punah di Amerika Selatan — langkah paling ambisius secara konseptual yang menandai babak kreatif baru bagi grup K-pop generasi ke-5.

Video viral dari fansign ENHYPEN di Tiongkok pada 8 Maret memperlihatkan Heeseung duduk dalam keheningan penuh emosi, dua hari sebelum BeLift Lab secara resmi mengumumkan kepergiannya untuk mengejar karier solo.

ILLIT membuka world tour PRESS START dengan konser sold out penuh emosi di Seoul. Iroha menangis di panggung sementara Jellyous menjadi lagu ke-7 yang melampaui 100 juta stream Spotify.